Menu Tutup

Mebali Marinding | Situs purbakala

Situs purbakala Mebali Marinding berada di lembang Marinding kecamatan Mengkendek, Tana Toraja. Lokasinya berjarak sekitar 5 km dari jalan poros Makale-Mengkendek km 7. Koleksi dari situs ini diantaranya perumahan adat, passilliran, benda-benda peninggalan yang disakralkan, pemakaman kuno, sumur tua, goa dan sebagainya.

Disitus ini berdiri pemukiman adat Toraja yaitu Tongkonan Mebali Marinding yang berstatus tongkonan kaparengngesan dengan fungsi sebagai tongkonan Pa’palumbangan. Tongkonan Pa’palumbangan berperan sebagai pusat pemerintahan dalam sebuah daerah adat pada masa lalu sebelum adanya sistem pemerintahan seperti yang dikenal di era modern  ini.

Tongkonan di situs purbakala Mebali Marinding

Di bawah kaki bukit batu dimana ada tongkonan berdiri, terdapat makam purbakala milik rumpun keluarga dari tongkonan. Terdapat banyak peti kuno (erong) yang diletakkan di sepanjang tebing batu. Adapula beberapa makam yang dipahat kedalam tebing seperti yang umum bagi masyarakat Toraja.

Salah satu makam berpahat dan erong yang ada di Mebali marinding

Tepat di kaki bukit juga terdapat sebuah sumur tua yang telah digunakan sejak dahulu sampai sekarang. Sumur ini memiliki mata air yang keluar dari celah-celah bebatuan.

Di depan tongkonan terdapat passilliran (makam bayi pada pohon) dari masa lalu berupa sebuah pohon yang memiliki batang besar. Pohon tersebut berdiri dengan kokoh dan  rimbun di pinggir tebing. Passilliran merupakan bentuk pemakaman suku Toraja pada masa lalu yang diperuntukkan bagi bayi-bayi yang belum tumbuh giginya. Seiring berlalunya waktu, makam ini akan mengecil lalu menghilang karena tumbuh bersama pohon.

Daya tarik lain dari situs Mebali Marinding adalah panorama alam yang sangat indah. Karena letaknya diatas bukit batu, situs ini tampak begitu indah bila dipandang dari jauh, sama dengan pemandangan dari atas situs. Dihadapan situs membentang hamparan sawah, perumahan penduduk, perbukitan dan jalan.

Panorama alam Marinding
Related post :   Tambolang | Situs budaya dan panorama alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!