Menu Tutup

Pulu’-Pulu’ | Bersahabat dengan dingin di ujung utara Toraja

Mendengar nama Pulu’-Pulu’ mungkin masih terasa asing bagi sebagian orang bahkan bagi orang Toraja sendiri, namun tidak demikian halnya dengan dunia luar. Bagaimana dunia luar mengenal Pulu’-Pulu’?. Setiap wisatawan asing yang melakukan perjalanan dari dan ke Baruppu’ akan singgah dan biasanya menginap di Pulu’-Pulu’. Kopi arabika Pulu’-Pulu’ yang memiliki citarasa dan aroma yang khas merupakan salah satu varian kopi Toraja terbaik yang terkenal dalam perdagangan kopi internasional.

perumahan adat di Pulu’-Pulu’

Pulu’-Pulu’ merupakan sebuah lembang/desa di kecamatan Buntu Pepasan kab. Toraja Utara yang berjarak ±10 km dari Sapan dan ±50 km dari kota Rantepao dengan luas wilayah 13 km², berada diatas ketinggian 1.800 mdpl, topografi bergunung dan sebagian wilayahnya merupakan hutan lindung. Seperti lazimnya daerah dataran tinggi,  dingin dan sejuk. Berpenduduk sekitar 1.469 jiwa dan sebagian besar bekerja sebagai petani yang membudidayakan 3 komoditas unggulan Pulu’-Pulu’ yaitu kopi arabika, tamarillo dan markisa ungu.

Terdapat beberapa destinasi wisata Pulu’-Pulu’ yang menarik untuk dikunjungi yaitu :

1. Agrowisata Pulu’-Pulu’ 2. Tongkonan To’ Barana’ 3. Air terjun Salu Issong 4. Lanskap Pulu’-Pulu’ (pemandangan alam)

Agrowisata Pulu’-Pulu’

Terung belanda atau tamarillo

Agrowisata Pulu’-Pulu’ adalah destinasi wisata agro unggulan di Toraja. Betapa tidak di sinilah terdapat 3 komoditas utama yang tumbuh dan tidak terdapat ditempat lain yaitu tamarillo, markisa ungu dan kopi arabika. Ketiganya adalah tanaman spesifik dataran tinggi sehingga tentunya hanya tumbuh dan berbuah dengan baik apabila ditanam di dataran tinggi seperti halnya Pulu’-Pulu’.

Pengunjung boleh datang setiap saat karena para petani sepanjang hari berada di kebunnya. Pengunjung dapat menikmati buah tamarillo dan markisa segar yang langsung dipetik dari pohonnya, tentunya sesuai dengan kesepakatan dengan pemilik kebun. Lokasi perkebunan ini  berada di atas ketinggian lebih dari 1.800 mdpl. Berjalan-jalan di hamparan kebun tamarillo dan markisa disertai sejuknya udara pegunungan menjadi sensasi tersendiri saat berkunjung ke sini.

Tongkonan To’ Barana’

Rumah tradisional klasik Toraja

Destinasi wisata Tongkonan To’ Barana’ terdiri atas perumahan adat Toraja dan terdapat satu rumah tradisional Toraja tua yang semuanya terbuat dari kayu baik atap maupun bagian bangunan lainnya. Tongkonan tua tersebut dibangun pada tahun 1962. Model rumah Toraja kuno yang dibangun dengan bahan kayu, dikerjakan secara manual.

To’ Barana’ Homestay

Tongkonan To’ Barana’ terkenal karena telah menjadi persinggahan bagi wisatawan asing yang melakukan perjalanan dari atau ke Baruppu’ maupun pengunjung lokal yang datang ke Pulu’-Pulu’.

Air terjun Salu Issong

air terjun Salu Issong

Air terjun Salu Issong terletak di lembang Pulu’-Pulu’ kecamatan Buntu Pepasan Kab. Toraja Utara. Air terjun ini menjadi salah satu destinasi wisata bagi wisatawan yang datang ke daerah ini.

Meskipun ketinggian airnya tidaklah terlalu tinggi namun karena berada di dekat jalan utama Pulu’-Pulu’ maka air terjun ini jangan anda lewatkan saat berkunjung ke Pulu’-Pulu’.

Related post :   Sarambu Dua' dan Sarambu Marendeng | Air terjun di Baruppu' Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!