Menu Tutup

Ollon | Lembah dengan lanskap yang spektakuler

Lanskap dan panorama alam Toraja tak pernah habis pesonanya. Berada diatas pegunungan rupanya menjadi sebuah anugerah yang sangat besar bagi Toraja. Tengok yang satu ini. Ollon, sebuah desa di lembang Bau, kecamatan Bonggakaradeng adalah destinasi favorit yang tak boleh dilewatkan bila berkunjung ke Toraja. Desa yang sungguh Indah nan memukau.

pict by @alexsarungallo

Daya tarik utama Ollon adalah lanskap perbukitan yang didominasi rerumputan dan dilembahnya dilewati oleh sebuah sungai yang sangat jernih. Turis yang sudah pernah kesana menyebutnya bukit teletubbies karena keindahan dan hijaunya yang konon mirip dengan lanskap dalam serial legendaris tersebut.

Tapi mengapa saya menyebutnya “the land of cowboy”. Disana ada banyak kuda dan sapi, beserta area-area berpagar untuk mengurung ternak tersebut yang terbuat dari dari batang atau dahan pohon kecil yang telah mengering. Kemudian lanskap Ollon dengan padang berumput yang luas amat sesuai untuk wilayah peternakan. Kuda, sapi, pagar kayu dan padang yang luas mengingatkan pada film-film western bertemakan cowboy. Sungguh identik.

pict by @tinjung_desy_nursanti

Kuda yang ada disana telah dipelihara oleh warga sejak dulu karena dipakai sebagai alat transportasi sebelum ada sepeda motor atau mobil.

Untuk sampai ke Ollon kita harus menempuh jarak sejauh ±60 km dari pusat kota Makale. Jarak sejauh 10 km terakhir masih berupa jalan yang belum dicor yang didominasi oleh kerikil dan tanah liat. Untuk para adventurer, rute ke Ollon patut menjadi pilihan. Jika menggunakan motor trail atau mobil dengan 4WD turis dapat berkunjung kapan saja, namun jika hanya motor non-trail atau mobil 2WD sebaiknya hindari kondisi hujan.

Tidak seperti mayoritas destinasi wisata di Toraja yang bersuhu sejuk dingin, Ollon lebih panas. Hal ini disebabkan karena altitude wilayah ini merupakan bagian terendah dari keseluruhan daerah di Toraja. Tiket masuk di Ollon hanya lima ribu rupiah per orang saja.

pict by @bukank_bolank

Saat berkunjung ke Ollon sebaiknya rencanakan untuk bermalam disana. Mengeksplorasi Ollon tidak akan cukup hanya dalam satu hari mengingat setengahnya merupakan waktu perjalanan ke lokasi. Anda dapat membawa peralatan camping sendiri atau bermalam dirumah warga. Kunjungan sangat ramai pada hari-hari libur atau setidaknya pada hari sabtu minggu.

pict by @baharp_10

Hal lain yang unik dari Ollon adalah lokasinya yang seperti terpencil karena jarak ke pemukiman tetangganya berjarak kurang lebih 10 km. Perumahan penduduk nyaris terkumpul disatu lokasi dengan sebuah gedung sekolah dasar dan satu buah gereja. Dan satu lagi. Air minum sehari-hari warga disana tidak putih seperti biasanya melainkan kemerahan. Hal ini karena mereka menambahkan kulit kayu sa’pang ketika memasak air, unik kan!.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!