Menu Tutup

Lolai | Negeri diatas awan

Siapa bilang Toraja tak memiliki laut?… ada. Namun bukan lautan air tetapi lautan awan. Jika berada di tempat lain, anda akan melihat awan keatas, namun jika berkunjung ke Toraja maka awanlah yang akan melihat anda keatas. Wow keren kan?

Lolai yang eksotis, foto ig@fahmisyafri

Toraja kini tak melulu soal wisata kematian atau wisata budaya saja yang sudah lebih dahulu kesohor ke seluruh dunia. Sudah banyak pilihan termasuk wisata alamnya. Salah satu yang paling hits adalah Lolai. Daya tarik utama kawasan wisata ini adalah pemandangan awannya yang eksotik banget. Tak ketinggalan sunrise dan sunset-nya yang menawan.

Lolai berada pada ketinggian ±1.300 mdpl, terletak di kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara. Jarak tempuh dari kota Rantepao adalah sekitar 20 km. Waktu tempuh sekitar 45 menit – 1 jam. Pengunjung boleh datang pagi-pagi buta atau jika punya banyak waktu datanglah di hari sebelumnya. Karena jika berangkat siang, pengunjung dapat menikmati pemandangan sepanjang perjalanan yang tak kalah indahnya.

Di kawasan wisata Lolai telah tersedia banyak penginapan sehingga pengunjung tak perlu kuatir soal akomodasi.  Warung makan juga banyak tersedia.

Lolai, foto ig@hasbyradjab

Di kawasan wisata Lolai pengunjung dapat mengunjungi beberapa spot yang tersedia yaitu Tongkonan Lempe, To’ Tombi’, Pongtorra’, Bukit Nato dan Dipomelo Pindan. Spot-spot ini menawarkan konsep yang berbeda-beda. Jadi Pengunjung takkan bosan berkunjung ke Lolai karena ada banyak pilihan.

Tongkonan Lempe

Di Tongkonan Lempe pengunjung dapat menikmati gulungan awan-awan tebal dan matahari terbit saat hari menjelang pagi. Dengan latar rumah tradisional Toraja (tongkonan), menyajikan pemandangan yang menunjukkan bahwa tempat ini memang berada diatas awan. Awan akan muncul sedikit-demi sedikit sampai seluruh kawasan tertutup awan tebal.

Namun kemunculan awan dipengaruhi oleh keadaan cuaca. Hujan akan membuat awan hilang. Namun meskipun tidak ada awan, lanskap kota Rantepao yang terlihat dari ketinggian akan menjadi pengganti yang sepadan.

Disini pengunjung bisa mendirikan tenda atau menginap di homestay yang tersedia sembari menunggu kemunculan awan. Karena berada diatas ketinggian, sudah pasti Lolai sangat dingin. Namun itulah waktu terbaik untuk menikmati secangkir kopi Toraja yang terkenal itu.

To’ Tombi’

Sama dengan spot tetangganya yakni Tongkonan Lempe, spot yang satu ini juga menyuguhkan pemandangan awan yang eksotis. Disini pengunjung bisa berdiri sejajar dengan awan karena lokasinya yang sedikit lebih rendah. Juga terdapat banyak fasilitas dan sarana yang sudah sangat memadai.

Tempat ini juga dikenal sebagai bukit paralayang karena lokasinya yang sangat sesuai untuk olahraga kedirgantaraan tersebut.

Pongtorra’

Pongtorra’ adalah spot tertinggi di kawasan wisata Lolai. Fenomena awan tentu saja dapat dinikmati  di tempat ini. Karena berada di ketinggian maka pengunjung akan leluasa menikmati panorama alam dari sini. Tak kalah kreatifnya, terdapat beberapa spot selfie keren dan menarik.

Fasilitas yang tersedia diantaranya glamping (glamour camping), arena paint ball, hammock.

Bukit Nato

Spot berikutnya adalah Bukit Nato yang berjarak ±300 m dari To’ Tombi’. Selain awannya yang keren, spot ini memiliki konsep yang sangat kreatif. Terdapat perpustakaan yang didesain layaknya di tengah hutan, ada rumah pohon, tempat camping, panorama alam dan masih banyak pengembangan lainnya.

Puncak Dipomelo Pindan

Konsep yang ditawarkan oleh spot yang satu ini antara lain panorama alam dengan kesejukan atmosfirnya yang berkabut. Terdapat tongkonan dengan lima buah alang (lumbung) yang dapat digunakan untuk beristirahat atau bersantai. Tempatnya sangat cantik dengan view yang luas dan menawan.

Lokasinya terletak di Lembang Polopadang, kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, tepatnya di jalan poros Ka’do –Dende’ km 15.

Related post :   Rante Gessa' | Situs megalitik - Parinding

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!