Menu Tutup

Ke’te Kesu’ | Permukiman tradisional & cagar budaya

Ke’te Kesu merupakan desa adat di Toraja yang paling terkenal dan menjadi salah satu destinasi utama para wisatawan ketika berkunjung ke Toraja. Posisinya strategis karena berada di dekat jalan poros Kesu’ – Sanggalangi’, ±4 km dari kota Rantepao. Terletak di Kelurahan Panta’nakan Lolo, kecamatan Kesu’, Toraja Utara.
Desa wisata ke’te’ Kesu’, foto ig@esrapri
Desa adat Ke’te Kesu dikelola oleh Yayasan Ke’te Kesu. Desa ini telah berusia ±400 tahun dan terus mempertahankan adat dan budaya Toraja sejak jaman leluhur sampai sekarang. Kawasan cagar budaya ini termasuk dalam salah satu permukiman tradisional Toraja yang telah dinominasikan untuk menjadi warisan dunia UNESCO. Hal-hal menarik yang dapat ditemukan di Ke’te Kesu adalah barisan rumah adat Toraja yang terdiri atas 6 buah tongkonan dan 12 buah alang (lumbung), situs pemakaman tua yang tergantung pada tebing, rante yang memiliki lebih dari 20 buah menhir, hamparan sawah dan areal penggembalaan kerbau disekitarnya, dan upacara adat yang sering dilaksanakan di tempat tersebut.
Perumahan adat Ke’te’ Kesu’, foto ig@photogenicdestination
Terdapat sebuah rumah tongkonan yang telah dijadikan sebagai museum yang mengoleksi barang-barang kuno seperti keramik, senjata, ukiran, patung serta bendera merah putih pertama yang dikibarkan di Toraja. Barang-barang kuno tersebut milik leluhur dari sebuah keluarga. Kepopuleran Kete’ Kesu dibuktikan dengan meraih penghargaan sebagai “desa adat terpopuler”  tahun 2017 dalam Ajang Anugerah Pesona Indonesia. Desa adat ini juga tak pernah sepi dari pengunjung.
Related post :   Sirope | Situs purbakala Lion Tondok Iring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!