Menu Tutup

Kande Api | Permukiman tradisional

Permukiman tradisional Kande Api terletak di Taniasa, lembang Buntu Barana’, kecamatan Tikala, Toraja Utara. Permukiman ini memiliki koleksi budaya yakni 4 buah tongkonan (rumah adat Toraja), 14 buah alang (lumbung), rante (tempat mendirikan menhir) dan beberapa liang (pemakaman).

tongkonan Taniasa, Kande Api

Menurut tradisi, tongkonan Taniasa Kande Api telah berumur sekitar 270 tahun. Pada awalnya keempat tongkonan masing-masing berdiri sendiri dan letaknya sejajar dengan posisi gereja dan rante yang ada dibelakangnya. Namun sekitar tahun 1970, generasi tongkonan mengeruk tanah menjadi lebih rendah dan mengumpulkan semua tongkonan sejajar sesuai dengan posisinya sekarang ini.

Rumah tongkonan berhadapan dengan  barisan alang dan dipisahkan oleh ruang terbuka dengan lebar sekitar 20 m. Ruang terbuka ini digunakan sebagai tempat upacara adat atau kegiatan lain. Dari ke-4 tongkonan yang ada, satu diantaranya dalam kondisi sudah rusak dan belum diganti.

Rante dengan menhir-menhirnya terletak di belakang tongkonan, bersebelahan dengan bangunan Gereja Toraja jemaat Taniasa. Liang atau pemakaman berada tidak jauh dari lokasi berdirinya tongkonan.

Menhir di Taniasa, Kande Api

Lanskap tongkonan Taniasa dan alang-alangnya sangat menarik karena dibelakang alang yang berjejer tersebut terdapat perbukitan karst yang tampak sangat megah dan indah. Pada masa lalu kaki perbukitan ini digunakan sebagai pemakaman bagi masyarakat Kande Api.

Related post :   Tongkonan, rumah tradisional Toraja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!